JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dijagokan maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Segudang pengalaman dan koneksi yang luas menjadi bekal Erick Thohir untuk bisa memimpin Indonesia di masa mendatang.
Seperti diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyatakan jika kekuatan Erick Thohir bisa terlihat dari berbagai macam sisi. Mulai dari kerja nyata yang dilakukan Erick Thohir di BUMN hingga manuver untuk PSSI menjadi daya elektoral untuk Pilpres 2024.
“Popularitas itu akan terbangun, dan bisa saja elektabilitas ikut naik,” kata Dedi Kurnia Syah.
Dedi Kurnia Syah juga mencontohkan, naiknya popularitas Erick Thohir belakangan ini karena kesuksesannya mengantarkan Timnas indonesia meraih emas di SEA Games 2023. Batalnya gelaran Piala Dunia U-20 dilaksanakan di Tanah Air juga turut memberikan kotribusi naiknya popularitas Erick Thohir.
“Sehingga Erick menjadi pelampiasan pujian publik,” terang Dedi Kurnia Syah.
Seiring berjalannya waktu, popularitas dan elektabilitas Erick Thohir berpotensi terus merangkak naik. Hal itu imbas dari Erick Thohir yang memiliki suara dari kelompok pendukung pemerintah dan menjadi satu-satunya cawapres bukan dari kader partai.
Rekam jejak eks Presiden Inter Milan tersebut juga memberikan kontribusi elektoral yang cukup signifikan. Erick Thohir memiliki rekam kerja yang jelas terhadap pembangunan Indonesia melalui kontribusi dividen dan program-program pro rakyat BUMN.
(Khafid Mardiyansyah)