SYDNEY - Seorang wanita Australia yang dipenjara selama 20 tahun karena kematian empat anaknya diampuni oleh Negara Bagian New South Wales (NSW) pada Senin, (5/6/2023) setelah tinjauan yudisial menemukan ada keraguan yang masuk akal tentang hukuman asli.
Kathleen Megan Folbigg dihukum pada 2003 atas pembunuhan ketiga anaknya dan pembunuhan anak keempatnya. Folbigg mempertahankan bahwa dirinya tidak bersalah dan mengatakan bahwa anak-anak itu meninggal karena sebab alami.
Penyelidikan awal pada 2019 menemukan bukti yang memperkuat kesalahan Folbigg. Namun penyelidikan kedua yang dipimpin oleh mantan hakim agung Thomas Bathurst meninjau kembali hukumannya pada 2022 setelah bukti baru menunjukkan bahwa dua dari anak tersebut memiliki mutasi genetik yang dapat menyebabkan kematian mereka.
Jaksa Agung Negara Bagian NSW Michael Daley mengampuni Folbigg pada Senin setelah temuan ringkasan dari penyelidikan Bathurst menemukan keraguan yang masuk akal untuk setiap hukuman.
“Hasilnya hari ini adalah konfirmasi bahwa sistem peradilan kita mampu memberikan keadilan, dan menunjukkan bahwa supremasi hukum merupakan fondasi penting dari sistem demokrasi kita,” kata Daley sebagaimana dilansir Reuters.
"Mengingat semua yang telah terjadi selama 20 tahun terakhir, mustahil untuk tidak bersimpati pada Kathleen dan Craig Folbigg."