Mengungkap Fakta Kecelakaan Kereta di India, Kenapa Sering Keluar Jalur?

Nanda Aria, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 05:03 WIB
Kecelakaan kereta api di India/Foto: AFP
Share :

 

JAKARTA - Ada banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang penyebab pasti tabrakan tiga kereta api di India pada hari Jumat sore (2/6/2023) yang mengakibatkan setidaknya 261 orang tewas dan 1.000 orang luka-luka.

Dua kereta ekspres yang membawa penumpang dan sebuah kereta barang terlibat dalam "kecelakaan tripartit" di dekat satu stasiun kecil di negara bagian Odisha, India timur, menurut berbagai laporan media.

 BACA JUGA:

Satu kereta penumpang menabrak kereta barang yang sedang diam, dan gerbongnya berbalik ke rel ketiga, mengakibatkan kereta penumpang lainnya keluar rel. Laporan awal mengindikasikan kecelakaan tersebut adalah akibat kegagalan sinyal.

Hanya penyelidikan komprehensif yang akan membantu mengungkap kebenaran di balik insiden tersebut. Namun, ia telah kembali menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan kereta api di India.

Sistem perkeretaapian India, terkenal sebagai salah satu yang terbesar di dunia, mengangkut lebih dari 25 juta penumpang setiap tahun melintasi jaringan rel dengan panjang lebih dari 100.000km di seluruh negeri. Sekitar 5.200km rel baru dipasang tahun lalu, menurut Menteri Perkeretaapian Ashwini Vaishnaw. Juga 8.000 rel diperbarui setiap tahun, kata sang menteri.

 BACA JUGA:

Vaishnaw baru-baru ini mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa sebagian besar trek sedang mengalami pemutakhiran untuk mengakomodasi kereta berkecepatan hingga 100km/jam, sebagian besar sedang disesuaikan untuk kecepatan hingga 130km/jam, dan satu segmen yang cukup panjang sedang disesuaikan untuk kereta berkecepatan tinggi hingga 160km/jam.

Jelas, ini adalah bagian dari rencana pemerintah untuk mengoperasikan kereta cepat di seluruh negeri, jalur berkecepatan tinggi sedang dibangun antara ibu kota finansial Mumbai dan kota Ahmedabad.

Namun, tergelincir keluar jalur atau derailment terus menjadi "momok bagi kereta api", kata mantan kepala Dewan Kereta Api, Vivek Sahai. Kereta bisa keluar jalur karena berbagai alasan — "relnya bisa kurang terawat, ada kerusakan di gerbong, dan bisa jadi ada kesalahan dalam mengemudikannya," katanya dilansir dari BBC, Senin (5/6/2023).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya