Fenomena El Nino dan IOD Terjadi Bersamaan, Picu Kekeringan di Indonesia

Dimas Choirul, Jurnalis
Rabu 07 Juni 2023 08:19 WIB
Ilustrasi/ Doc: Antara
Share :

 

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena iklim El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) muncul secara bersamaan dan semakin menguat. Fenomena ini akan memicu kekeringan di wilayah Indonesia.

"Untuk kali ini, dua fenomena itu terjadi bersamaan, sebagaimana tahun 2019 ada kejadian El Nino dan IOD positif," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnavati dalam konferensi pers, Selasa (6/6/2023).

 BACA JUGA:

Dwikorita menjelaskan, El Nino dikontrol oleh suhu muka air laut di Samudra Pasifik, sedangkan IOD positif dikontrol oleh suhu muka air laut di wilayah Samudra Hindia.

Kedua fenomena tersebut pada saat ini mengarah pada kondisi yang mengakibatkan wilayah Indonesia menjadi lebih kering.

 BACA JUGA:

"Jadi keduanya saling menguatkan kondisi tersebut dan inilah yang perlu disampaikan perkembangannya," ujarnya.

Berdasarkan data pengamatan suhu muka laut di Samudra Pasifik, La lina telah berakhir pada bulan Februari 2023. Kemudian sepanjang periode Maret- April 2023 indeks El Niño-Southern Oscillation (El Nino) berada pada fase netral, yang mengindikasikan tidak adanya gangguan Iklim dari Samudra Pasifik pada periode Maret April 2023.

Namun, memasuki bulan Mei 2023 hingga saat ini, fenomena terkait dengan suhu muka air laut di Samudra Pasifik mengalami perubahan yang mengarah pada El Nino di bulan Juni 2023.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya