Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung DPRD, KPK Panggil Wabup Morowali Utara

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Jum'at 09 Juni 2023 14:40 WIB
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri (foto: dok MPI)
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait pekerjaan pembangunan Gedung Kantor DPRD Tahap 1 Tahun Anggaran 2016 di Pemerintahan Kabupaten Morowali Utara. Kasus tersebut diusut lewat 15 saksi, hari ini.

Adapun, belasan saksi tersebut yakni, Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara, Djira Kendjo; Sekretaris Dinas PUPR Morowali Utara, Alamsyah; Direktur CV Aditya Cipta Mediajasa, Baso Mukhtar; Perancang Perundang-udangan Ahli Muda pada Bagian Hukum Sekretariat Kantor Bupati Morowali Utara, Benelima Padjula.

Kemudian, Analis Pengawasan pada Inspektorat Kabupaten Morowali Utara, Edward Antonius Silalahi; Wiraswasta, Harjoin Bate; Kasubbag Program Keuangan dan asset Bapelitbangda, Hotman Parlindungan Damanik; Tenaga Logistik Pembangunan Gedung Kantor DPRD Morut Tahap I Tahun 2016, Lili Umi Kalsum.

Selanjutnya, Sekretaris Tim Pokja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi II tahun 2016, Lohmeyer Prasasti Bawu; Staf Persidangan Komisi I DPRD Morowali Utara, Maxi Marselus Toreh; Karyawan PT Wijaya Karya Beton, Sulkarnain; Mantan Sekretaris Dewan DPRD Morut, Yulis Dertha Tonigi; serta pihak swasta, Supriyanto, M Fahri, dan Andi Anwar.

"Pemeriksaan di Aula Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi No.78," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (9/6/2023).

Sekadar informasi, KPK saat ini sedang mengusut kasus baru terkait dugaan korupsi pembangunan Kantor DPRD Morowali Utara di Sulawesi Tengah. Kasus tersebut sudah masuk dalam proses penyidikan.

"KPK saat ini melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan terkait pembangunan kantor DPRD di Pemkab Morowali Utara, Sulawesi Tengah," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin, 21 November 2022.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya