Menurutnya, PDIP tak pernah membedakan pemimpin dari latar belakang jenis kelaminnya. Setiap warga negara memiliki hak untuk menjadi pemimpin, baik lelaki maupun perempuan.
BACA JUGA:
"Tapi pada prinsipnya PDIP tidak pernah membedakan pemimpin atas dasar latar belakang jenis kelamin. Apakah sipil atau militer. Apakah berasal dari kalangan birokrasi, nonbirokrasi," tuturnya.
(Nanda Aria)