Jadi Kader PPP, Sandiaga Uno: Saya Sudah Konsultasikan dan Lapor Presiden

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Rabu 14 Juni 2023 19:29 WIB
Sandiaga Uno resmi jadi kader PPP (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Sandiaga Uno telah memutuskan untuk berlabuh ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebelum membulatkan tekad bergabung partai berlambang logo Kakbah, ia mengaku telah konsultasi ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan, Sandi mengakui telah melapor ke Presiden Jokowi telah bulat tekadnya untuk bergabung ke PPP. Baginya, perjuangan dirinya terjun ke politil merupakan kerja keras dan ikhlas.

Pernyataan itu diakui Sandiaga saat menjawab pertanyaan terkait adanya konsultasi ke Presiden Jokowi sebelum memutuskan bergabung PPP.

"Ya sudah, sudah mendapat, saya sudah konsultasikan, saya sudah lapor kepada bapak presiden, dan perjuangan saya ini kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," ucap Sandi usai megikuti acara prosesi penyerahan KTA PPP di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2023).

Sandiaga juga mengaku telah berkontemplasi selama 7 bulan untuk melabuhkan hatinya ke partai politik. Ia mengaku kerap mendapat masukan dari tokoh agama, tokih masyarakat di seluruh Indonesia.

"Dan saya tadi pagi sudah sungkem ke Ibu saya izin mencium tangan beliau, beliau usianya 82 Tahun, bahwa saya akan memulai langkah hari ini dan beliau menyampaikan 'bismillah," tutur Sandi.

"Saya sudah juga ngobrol sama istri saya, dan istri saya Ini salah satu yang paling bahagia karena keluarga besarnya adalah PPP," tambah Sandi.

Kendati bergabung ke PPP, Sandi mengatakan akan mengusung politik amar ma'ruf nahi mungkar. Hal itu senada dengan konsep politik yang diusung PPP.

"Jadi yang mengenai tadi kerusakan karena konsep politik yang diusung oleh PPP Islam yang rahmatan lil alamin, kita harus membawa berkah bagi semesta alam. Jadi ini nanti akan kita perjuangkan," terang Sandi.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya