3 Fakta Operasi Penyelamatan Pilot Susi Air Terkini, Prajurit Terus Bergerak

Angkasa Yudhistira, Jurnalis
Sabtu 17 Juni 2023 05:06 WIB
Pilot Susi Air disandera KKB Papua (Foto: Istimewa)
Share :

PENCARIAN terhadap pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens yang telah disandera selama 4 bulan di hutan belantara Papua oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya hingga kini masih terus dilakukan.

Berikut sejumlah fakta terkini terkait operasi penyelamatan pilot Susi Air:

1. Upaya Terus Dilakukan

Kasatgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani mengatakan, pencarian dipusatkan di sekitar wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan dan berharap pilot berkebangsaan Selandia Baru dapat segera dibebaskan.

"Tim Satgas Damai Cartenz bersama satuan lainnya terus berupaya untuk membebaskan sandera yang ditawan KKB pimpinan Egianus Kogoya," ujar Kombes Faizal dilansir dari Antara, Jumat (16/6/2023).

2. Terus Merangsek ke Persembunyian KKB

Mantan Dirkrimum Polda Papua itu mengaku tidak mudah melakukan pencarian di wilayah tersebut karena kondisi alam yang berada di ketinggian di atas 2.000 meter di atas permukaan laut hingga menyulitkan anggota saat bergerak.

Namun demikian pihaknya terus berupaya untuk membebaskan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut dalam keadaan selamat.

"Anggota terus bergerak mendekati lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat disembunyikannya Pilot Susi Air Philip," kata Faizal tanpa mau memerinci lebih lanjut.

3. Dibantu Masyarakat

Sebelumnya tokoh agama Pdt. Benny Giay menyatakan akan membantu upaya pembebasan pilot Susi Air agar korban bisa kembali berkumpul dengan keluarganya.

"Kami tokoh agama sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat agar turut serta membantu mempercepat proses pembebasan pilot tersebut," kata Giay.

KKB pimpinan Egianus Kogoya menyandera pilot Susi Air sejak 7 Pebruari lalu sesaat setelah korban mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga. Selain menyandera pilot, KKB juga membakar pesawat milik Susi Air yang dikemudikan pilot Philip.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya