Konon Bhinneka Tunggal Ika Lahir dari Permasalahan Keagamaan di Era Kerajaan Majapahit

Susi Susanti, Jurnalis
Minggu 18 Juni 2023 06:01 WIB
Raja Majapahit Hayam Wuruk (Foto: Wikipedia)
Share :

JAKARTA Mpu Tantular menuliskan konsep Bhinneka Tunggal Ika ini pada suatu kakawin yang berjudul Purudasanta, atau yang lebih dikenal dengan nama Sutasoma. Mpu Tantular dikebal sebagai pujangga yang terkenal dengan karya-karya sastranya.

Kalimat ini muncul pertama kali dari konsep keagamaan baru di era Kerajaan Majapahit. Konon, kala itu, permasalahan keagamaan tengah dihadapi Kerajaan Majapahit.

Melalui buku buanga rampai ‘700 Tahun Majapahit Suatu Bunga Rampai’, terungkap hubungan antara agama Hindu Siwa dan agama Buddha Mahayana yang hidup berdampingan.

Namun saat pemerintahan Majapahit terlihat jika kedua agama itu terpisah satu dari yang lain.

Masing-masing agama mempunyai candi-candi yang berbeda dan terpisah. Bahkan keduanya mempunyai arca-arca pemujaan yang dapat dibedakan dengan jelas satu sama lain.

Salah satunya adalah Prasasti Kelurak yang ditulis pada 782 Masehi. Ini menjadi bukti satu-satunya yang memberikan ungkapan penyamaan antara suatu konsep kebenaran agama Buddha dengan konsep kebenaran agama Siwa.

Dari sanalah akhirnya rumusan lebih tegas terkait hubungan antara kedua agama ini dicetuskan pada Kakawin Sutasoma. Kakawin ini ditulis semasa pemerintahan Sri Rajasanagara atau yang dikenal dengan Hayam Wuruk dengan bahasa Jawa kuno.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya