Kota di Asia dengan Kualitas Udara Terburuk, Tel Aviv Israel Termasuk

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Selasa 20 Juni 2023 07:03 WIB
Share :

JAKARTA - Polusi udara adalah momok menakutkan bagi masyarakat di seluruh negara di dunia. Jika tingkat polusi udara tinggi, maka akan berbahaya bagi kesehatan penduduknya.

Di Asia, ada beberapa kota yang tercatat memiliki polusi udara paling tinggi. Berikut 3 kota di Asia dengan kualitas udara tidak sehat.

1. Lahore, Pakistan

Kota pertama yang memiliki polusi udara tertinggi adalah Lahore di Pakistan. Dalam data real time milik IQAir pada 9 Juni 2023, kota ini mempunyai indeks kualitas udara 174 dan termasuk dalam golongan tidak sehat.

Konsentrasi PM2,5 mencapai 69,6 mikrogram per meter kubik. Masyarakat Lahore diimbau untuk selalu menggunakan masker, menggunakan penyaring udara di dalam rumah, dan menutup pintu rumah untuk menghindari udara kotor.

Selain itu, IQAir juga tidak menyarakan untuk berkegiatan di luar rumah karena partikel udara di wilayah tersebut cukup berbahaya. Melansir laman Foreign Policy, Lahore berada di provinsi Punjab yang merupakan provinsi terpadat di Pakistan.

Wilayah ini dihuni oleh 110 juta orang dengan kualitas udara amat mengkhawatirkan. Paparan polusi tersebut bisa mengakibatkan gangguan kesehatan, seperti asma, paru-paru, stroke, hingga gangguan jantung.

2. Dhaka, Bangladesh

Selanjutnya, ada Kota Dhaka di Bangladesh yang juga memiliki polusi udara tinggi. Dalam data milik IQAir, indeks kualitas udara di wilayah ini mencapai 161 dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 52,6 mikrogram per meter kubik.

Dengan begitu, kategori udara di Dhaka sudah masuk dalam kategori tidak sehat. Sama seperti di Lahore, masyarakat di Dhaka diimbau untuk tidak terlalu banyak beraktivitas di luar rumah. Masker menjadi alat yang sangat penting digunakan ketika berada di luar rumah karena tingginya polusi udara.

Penyaring udara juga penting dimiliki oleh warga karena kemampuannya untuk melakukan filterisasi udara kotor. Melansir Bloomberg, partikel halus di udara Dhaka sebagian besar didapat dari pembakaran yang sering dilakukan di kota tersebut. Polusi udara tentunya memiliki dampak negatif yang sangat besar bagi masyarakat Dhaka. Terlebih, sebagian besar dari mereka tinggal di permukiman kumuh.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya