Karomah Kiai Imam Sarang Tumpas PKI dengan Bambu dan Rotan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Selasa 20 Juni 2023 06:00 WIB
Kiai Imam Sarang (Foto: istimewa/Okezone)
Share :

JAKARTA - G30S PKI pada 1965 silam merupakan salah satu sejarah kelam bangsa Indonesia. Saat itu orang-orang komunis melakukan pembantaian terhadap sejumlah perwira tinggi TNI AD.

Tak hanya itu, pemberotakan PKI juga pernah dilakukan jauh sebelumnya dengan membantai para kiai dan santri pada 1948. Mereka melakukan makar untuk mewujudkan negara komunis Indonesia dengan mengganti ideologi Pancasila.

Aksi pembantaian ulama ini banyak orang yang menjadi korban, termasuk para ulama dari Nahdlatul Ulama (NU). Namun, sejumlah kiai berhasil melakukan perlawanan terhadap PKI. Salah satunya adalah Kiai Imam Khalil yang akrab disapa Kiai Imam Sarang. Kiai Imam terkenal dengan karomah penjalinnya.

Diceritakan dalam buku Manaqib KH Imam Khalil Kyai Sufi Membumi, sebelum meletusnya peristiwa pembantaian ulama, Kiai Imam Sarang selalu mengumandangkan adzan subuh selama tiga hari berturut-turut di Pesantren Sarang Kabupaten Rembang, Jateng.

Sehingga hal itu membuat gempar orang-orang yang mendengarnya lantaran mendengar suara adzan dari ulama karismatik itu. Sebab, masyarakat percaya bahwa ketika adzan subuh terdengar suara Kiai Imam Khalil pasti akan terjadi sesuatu yang mengerikan, di antaranya bencana, musibah, atau hal lainnya.

Pada waktu itu ada salah satu santri yang pulang ke rumahnya. Ia lalu menanyakan perihal adzan Subuh kiainya kepada sang ayah, “Pak ape ono opo iki kok Mbah Imam adzan subuh mben isuk sampek tigang dinten?” (Pak mau ada apa ini? Kok Kiai Imam adzan subuh tiap pagi hari sampai tiga hari), demikian dilansir dari NUOnline, Selasa (20/6/2023).

“Iki ape ono parigawe cong” (Ini mau ada peristiwa besar nak) jawab wali santri tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya