Memang menurut hasil penelitian sejarah, Raden Wijaya adalah pendiri Kerajaan Majapahit. Namun Serat Pararaton tidak pernah menyebut tokoh pendiri Kerajaan Majapahit itu Brawijaya, melainkan selalu menyebut Raden Wijaya.
Lagi pula patih Amangkubhumi yang mendampingi Raden Wijaya setelah dinobatkan sebagai raja Majapahit dengan nama abhiseka Kertarasaja Jayawardhana ialah Patih Nambi, berdasarkan Paraton. Sedangkan nama Patih Nambi tidak dikenal dalam Babad Tanah Jawi dan Serat Kanda, justru yang disebut ialah Patih Wahan. Demikianlah jelas bahwa penggubah Babad Tanah Jawi dan Serat Kanda itu tidak menggunakan Pararaton sebagai sumber sejarah.
(Nanda Aria)