Seiring waktu berlalu, Sanusi mengungkapkan hal mengejutkan saat dirinya akan mengeksekusi Bung Karno. Menurutnya, tembakannya meleset karena saat membidik, ia melihat sosok Putra sang Fajar itu menjadi dua.
Hal tersebut membuatnya gagal memfokuskan arah tembakan. Sanusi pun divonis mati atas upaya pembunuhan yang dilakukan terhadap Soekarno.
Kendati peristiwa ini merupakan upaya pembunuhan kelima kalinya yang dialami Bung Karno, ia merasa iba saat menandatangani dokumen eksekusi Sanusi.
Hal tersebut tertuang dalam buku ‘Dari Revolusi 45 sampai Kudeta 66: Kesaksian Wakil Komandan Tjakrabirawa’.
Dalam perkembangannya, muncul tersangka baru yang merupakan seorang kiai dari Bogor, H. Moh. Bachrum yang dituduh sebagai otak penembakan itu.
Namun, Kiai Bachrum akhirnya mendapat grasi dan menhirup udara bebas. Meski, dirinya diseret ke bui di RTM (Rumah Tahanan Militer) dan ke Rutan Salemba.
(Arief Setyadi )