JAKARTA - Libur Idul Adha 2023 jatuh pada 28-30 Juni 2023 mendatang. Alhasil, jalanan di kawasan Jakarta Selatan pun tampak sepi dari aktivitas kendaraan yang berlalu lalang.
Berdasarkan pantauan, pada Rabu (28/6/2023) pagi sekira pukul 06.30 WIB di sejumlah titik jalanan, seperti di Jalan Pejaten Barat, Jalan Kemang Selatan, Jalan Kemang Raya, hingga Jalan Pangeran Antasari tampak sangat sepi dari lalu lalang kendaraan. Begitu juga di Jalan Prapanca Raya, Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Pattimura, hingga Jalan Sisingaangaraja terpantau sepi.
Sepinya aktivitas kendaraan yang berlalu lalang terjadi di kedua jalur yang saling berlawanan di setiap jalanan tersebut. Padahal, biasanya pada sekira pukul 06.00-10.00 WIB jalanan tersebut sibuk oleh aktivitas kendaraan mengingat di waktu itu merupakan waktu berangkat kerja.
Sepinya jalanan diperkirakan sebagian masyarakat Jakarta yang beragama Islam, khususnya warga Muhammadiyah melaksanakan Sholat Idul Adha 2023 pada pagi harinya. Mereka juga saling bersilaturahmi bersama keluarganya masing-masing di rumahnya.
Pada sekira pukul 12.00 WIB, di Jalan Panglima Polim, Jalan Fatmawati Raya, Jalan TB Simatupang, Jalan Ampera Raya, Jalan Warung Jati Barat, Jalan Buncit Raya, hingga Jalan Mampang Prapatan Raya juga terpantau cukup sepi di kedua jalurnya. Padahal, di tiap jalanan itu, khususnya di sejumlah titik trafic light atau lampu merah terjadi kemacetan kendaraan.
Namun kini, terpantau arus lalu lintas sepi meski berada di sejumlah titik lampu merah. Driver ojek online dan angkutan umum yang biasanya banyak berlalu lalang pun terpantau sedikit yang beroperasi.
Kondisi sepinya lalu lintas di jalanan kawasan Jakarta Selatan hampir serupa dengan saat libur Idul Fitri 2023 dahulu. Perkantoran hingga ruko-ruko pun terpantau tutup di sejumlah titik jalanan itu.
Aktivitas masyarakat di halte-halte Transjakarta dan di pusat perbelanjaan, seperti Blok M dan Citos juga terpantau sepi. Ditambah lagi anak-anak sekolah juga libur pada Idul Adha 2023 ini, yang mana semakin membuat sepi kawasan Jakarta Selatan.
(Arief Setyadi )