Nahasnya lagi, motor tersebut merupakan motor titipan temannya yang tengah merantau ke Surabaya. Ia pun berharap kepolisian dapat mencari keberadaan pelaku.
“Saya langsung mengitar keliling, kemana-mana tapi tidak ada,” jelasnya.
Arief langsung memposting kendaraan yang dicuri kepada komunitas motor untuk menghindari agar motor itu pindah tangan. Kendati demikian, belum ada laporan yang diterima sejauh ini.
“Saya minta pertolongan juga di forum dan sosial media lain ya, untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Paling pahitnya itu motor dipretelin sama pelaku,” tuturnya.
Atas kejadian ini, Arief menyebut terdapat kerugian hingga Rp35 juta sesuai harga motor tersebut. Dirinya pun segera melapor ke pihak kepolisian agar pelaku dapat tertangkap.
(Khafid Mardiyansyah)