JAKARTA - Setelah gagal menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20, Indonesia ditunjuk FIFA menjadi tuan tumah Piala Dunia U-17. Sebuah amanah yang tidak main-main dan menjadi pengobat rasa kecewa atas kegagalan sebelumnya.
PSSI pun menyambut gembira dan langsung menyiapkan beberapa agenda persiapan, seperti menunjuk Bima Sakti menjadi Head Coach untuk Timnas U-17, melaksanakan seleksi untuk Timnas U-17 di beberapa kota di Indonesia maupun naturalisasi juga beberapa stadion yang juga disiapkan untuk venue tersebut.
Tak ketinggalan yang menjadi hangat dalam sorotan masyarakat hari ini, adalah masalah penggunaan Jakarta International Stadium atau JIS untuk menjadi salah satu venue World Cup U-17.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir juga langsung bergerak cepat untuk meninjau langsung JIS bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Menurut Erick Thohir, JIS harus naik kelas, dan Piala Dunia U-17 adalah kesempatannya, juga perlu dukungan pemerintah serta masyarakat Jakarta khususnya, agar stadion kebanggaan ini layak digunakan sesuai standar FIFA.
Chairman Rabu Hijrah Phirman Reza, mengatakan niat baik Pemerintah dan PSSI harus didukung, jangan terlalu dipolitisir.
"Saya lihat Pak Erick Thohir ini orang yang totalitas kalau mengemban amanah, kita gagal jadi Tuan Rumah U-20, tapi tiba-tiba kita jadi Tuan Rumah U-17, ini perlu lobi tingkat tinggi, dan bisa jadi lain kalau bukan Pak Erick Ketum PSSI-nya," ujar Phirman Reza dalam keterangannya, Kamis (6/7/2023).
Juga terkait dengan JIS, menurutnya tidak perlu terlalu dipolitisir. Sebab menurutnya, JIS harus dibantu untuk naik kelas dan momentumnya juga ada.
"Jadi apa yang Pak Erick, PSSI dan Pemerintah lakukan sekarang ini adalah mewujudkan mimpi warga Jakarta yang tertunda, yaitu menjadikan JIS benar-benar stadion kelas dunia. Jadi saya sangat mendukung langkah ini, saya juga tidak sabar menonton World Cup U-17 di JIS," tambah Phirman.