Kepercayaan Publik Tinggi pada Kejaksaan Buntut Konsistensi Tegakkan Hukum

Felldy Utama, Jurnalis
Selasa 11 Juli 2023 21:42 WIB
Peneliti LSI Djayadi Hanan (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali merilis hasil survei terbaru mengenai lembaga negara. Salah satunya mengenai Kejaksaan Agung (Kejagung).

Dalam temuan survei didapati, tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa terus meningkat. Hal ini menandakan kinerjanya dalam pemberantasan korupsi mampu menjawab harapan publik.

"Tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan kini 69 persen, berada di atas KPK yang mendapatkan 64 persen,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayani Hanan saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Peta Kompetisi Pilpres dan Sikap Publik terhadap Isu-Isu Nasional’ secara virtual, Selasa (11/7/2023).

Di bawah Komando Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kejagung membongkar sejumlah kasus megakorupsi, salah satunya menyeret mantan Menkominfo Johnny G Plate dalam kasus dugaan korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo.

Kinerja Kejagung dalam pemberantasan korupsi membuat tingkat kepercayaan publik meningkat dan terus bergerak positif. Bahkan, menyalip Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sepanjang 2023, kata Djayadi, Kejaksaan mampu menjaga kepercayaan publik pada tren positif. Hal tersebut terlihat dari temuan sejak Januari, Kejaksaan mampu terus meningkatkan kepercayaan publik.

"Temuan Januari, tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan ada di angka 60 persen. Pada Februari hingga April, bertahan di 68 persen. Memasuki Juli, ada peningkatan menjadi 69 persen,” kata Djayadi.

Kejaksaan, sambung Djayadi, dalam temuan survei opini publik, juga konsisten berada di level tiga besar terkait kepercayaan lembaga. Meski, posisi pertama tetap dipegang oleh TNI disusul Presiden Joko Widodo.

“Secara konsisten Kejaksaan berada di posisi ketiga,” pungkasnya.

Survei LSI dilakukan pada 1-8 Juli 2023 dengan motode wawancara melalui sambungan telepon dengan responden. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD) atau teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1.242 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Margin of error survei diperkirakan ±2.8% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya