Kericuhan di Laga Persik vs Arema FC, 25 Oknum Aremania Diamankan

Avirista Midaada, Jurnalis
Minggu 16 Juli 2023 00:06 WIB
Illustrasi (foto: dok Okezone)
Share :

KEDIRI - Pertandingan Derby Jawa Timur antara Persik Kediri melawan Arema FC sempat diwarnai kericuhan. Pasalnya ada beberapa oknum suporter Aremania yang datang ke Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Padahal sesuai kesepakatan sejak dua tahun lalu laga kedua tim tidak dihadiri suporter tim tamu.

Dari video yang diterima keributan bahkan terjadi di pintu tribun selatan. Tampak aparat keamanan berusaha mencegah keributan. Di video lain memperlihatkan bagaimana satu oknum suporter yang menjadi bulan-bulanan diamankan oleh tim medis untuk dibawa ke lorong ruang ganti.

Dari informasi yang dihimpun total sebanyak 25 oknum suporter Aremania yang diamankan oleh pihak keamanan bersama panitia pelaksana pertandingan. Mereka diamankan di dalam dan luar stadion.

Ketua Panpel Persik, Tri Widodo membenarkan adanya insiden kericuhan sebagaimana video-video yang beredar di media sosial. Menurutnya, insiden itu terjadi akibat adanya kehadiran oknum Aremania dari berbagai daerah, bukan hanya dari Malang saja yang membuat insiden terjadi.

"Selama pertandingan tadi ada sekitar belasan oknum Aremania yang diamankan di Polres lalu dipulangkan. Sangat disayangkan sebenarnya, namun sekali lagi insiden tidak membuat dan mengganggu jalannya pertandingan," ucap Widodo dikonfirmasi wartawan, Sabtu (15/7/2023) malam.

Di sisi lain Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra mengatakan, ada sekitar 25 oknum suporter Aremania yang diamankan baik di luar stadion maupun dalam stadion. Mereka lantas diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Kediri Kota lantas diantar pulang ke perbatasan Kediri.

"Ada 25 oknum suporter diamankan di luar dan dalam stadion. Mereka sebenarnya dilarang datang dan menyaksikan pertandingan. Tapi kita amankan lalu diantar pulang sampai perbatasan Kediri," ucap Teddy.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya