Sederet Operasi Pasukan Siluman Kopassus, Bebaskan Kapal dari Perompak Somalia hingga Selamatkan Sandera di Thailand

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Kamis 20 Juli 2023 05:19 WIB
Prajurit Kopassus. (Foto : Kopassus)
Share :

JAKARTA - Pasukan elite Detasemen Khusus 81 penanggulangan teror (Sat-81 Gultor) Korps Baret Merah Kopassus banyak menorehkan tinta emas sepanjang pengabdiannya sejak dibentuk lebih dari 40 tahun silam.

”Dalam 40 tahun masa pengabdiannya, Satuan 81 Kopassus banyak menorehkan prestasi baik operasi militer maupun operasi kemanusiaan,” ujar mantan Danjen Kopassus, Mayjen Iwan Setiawan mengutip pemberitaan Okezone, Kamis (20/7/2023).

Mantan Wakil Asisten Latihan Waaslat KSAD Bidang Kerja Sama Militer (Kermamil) ini menyebut, berbagai pencapaian tersebut hendaknya terus menjadi sarana untuk berbenah dan evaluasi. Hal ini agar Kopassus menjadi satuan yang lebih profesional dalam melaksanakan tugas di masa yang akan datang.

Sejumlah aksi heroik prajurit Kopassus di berbagai medan operasi mulai dari pembebasan sandera penumpang Pesawat Garuda DC-9 di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand ditayangkan dalam video di akun resmi Kopassus.

Selain itu, ada pula Operasi Mapenduma, pembebasan sandera 9 peneliti asing yang tergabung dalam Ekspedisi Lorenz di Papua pada 1996. Termasuk operasi pembebasan KMV Sinar Kudus dari perompak di Somalia pada 2011.

Saat itu, Kapal Sinar Kudus dibajak perompak Somalia sejak 16 Maret 2011 lalu. Kapal dengan bobot mati 8911 ton ini berada di posisi sekitar 350 mil laut tenggara Oman dan sedang dalam perjalanan dari Pomalaa, Sulawesi Tenggara menuju Rotterdam, Belanda, dengan membawa muatan fero nikel, ketika dibajak. Kapal yang dibuat tahun 1998 ini dimiliki samudera Indonesia dan berbendera Indonesia.

Kopassus juga ikut terlibat dalam operasi pembebasan 347 yang disandera KKB teroris di Tembagapura, Papua pada 2017.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya