Salah satu proyek paling kontroversial adalah sewa beli tanker Samudra. Akhirnya pada tahun 1975 Ibnu Sutowo meninggalkan hutang besar negara mencapai USD 10,5 miliar. Padahal pendapatan dalam negeri mencapai USD 6 Miliar.
Pemerintah yang berada dibawah pemerintahan Presiden Soeharto mencium adanya tindak korupsi di tubuh Pertamina. Ibnu Sutowo lengser dari jabatannya, tetapi ia tidak dinyatakan bersalah.
2. Condro Kirono (Jenderal Polisi)
Komisaris Jenderal Polisi Condro Kirono menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina pada 2019 menggantikan Gatot Trihargo. Diketahui Komjen Condro Kirono merupakan alumni Akpol 1984.
Ketika menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina, Condro Kirono masih merupakan pejabat aktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Selama bernaung di kepolisian, jenderal bintang tiga ini sempat menduduki jabatan penting seperti Kabaharkam Polri, Kapolda Jawa Tengah, dan Kepala Korlantas Polri.
Salah satu alasan terpilihnya Condro Kirono sebagai komisaris untuk memperkuat pengawasan pemerintah di Pertamina. Latar belakangnya sebagai anggota kepolisian diharapkan memiliki mengukuhkan perusahaan minyak negara ini.
Demikian daftar jenderal yang pernah jadi pejabat di Pertamina.
(RIN)
(Rani Hardjanti)