BMKG Dorong Negara-Negara Bentuk Tsunami Ready Community guna Minimalkan Risiko Tsunami

Arif Budianto, Jurnalis
Rabu 26 Juli 2023 18:28 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Okezone)
Share :

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendorong negara-negara rawan tsunami untuk mempercepat terbentuknya Tsunami Ready Community. Langkah ini menjadi jurus jitu dalam mereduksi risiko tsunami, utamanya dalam meminimalkan jumlah korban.

Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menjadi pembicara dalam forum The Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (ESCAP) Disaster Resilience Week and the Corresponding 8th Session of the Committee on Disaster Risk Reduction yang berlangsung dari tanggal 24-25 Juli 2023 di Bangkok. Acara ini diselenggarakan ESCAP, UNESCO- Intergovernmental Oceanographic Commission (UNESCO-IOC), dan World Meteorological Organization (WMO).

"Tsunami Aceh 2004, tsunami Samoa 2009, tsunami Chili 2010, tsunami Tohoku Jepang 2011 menjadi bukti bahwa ancaman tsunami ini nyata. Negara-negara rawan tsunami perlu mempersiapkan kesiapsiagaan masyarakat di kawasan pesisir agar mereka tahu bagaimana caranya menghadapi bencana ini jika sewaktu-waktu terjadi," ungkap Dwikorita dalam siaran persnya.

Dwikorita yang juga menjabat sebagai Chair of Intergovernmental Coordination Group for Indian Ocean Tsunami Warning and Mitigation System (Chair ICG/IOTWMS) memaparkan, Tsunami Ready Community adalah program peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman tsunami dengan berbasis pada 12 indikator. Ke-12 indikator itu di antaranya aspek penilaian potensi bahaya (assessment), kesiapsiagaan (preparedness) dan respon yang telah ditetapkan UNESCO-IOC. Harapannya, masyarakat senantiasa siap dan tidak gagap dalam menghadapi ancaman gempa dan tsunami.

Dwikorita menekankan, predikat Tsunami Ready Community akan tercapai jika semua pihak terlibat dengan berkolaborasi dan bersinergi, sehingga 12 indikator yang ditetapkan dapat dipenuhi dengan baik. Diantaranya, telah dipetakan dan didesain zona bahaya tsunami; jumlah orang berisiko di dalam zona bahaya tsunami dapat terestimasi; sumber-sumber ekonomi, infrastruktur, dan politik teridentifikasi; serta adanya peta evakuasi tsunami yang mudah dipahami.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya