Sementara itu Kompol Fathir dikelilingi personel TNI berseragam loreng dan berseragam preman.
Mereka terlihat mengintimidasi Kompol Fathir sambil mengucapkan kata tidak pantas. Kedatangan mereka mendesak agar Satreskrim Polrestabes Medan menangguhkan Ahmad Rosyid Hasibuan, tersangka dugaan mafia tanah yang sudah ditangkap polisi.
Sekitar pukul 16.00 WIB, puluhan personel TNI ini keluar bersamaan. Mereka keluar beriringan dari gedung Satreskrim Polrestabes Medan. Pukul 19.00 WIB, barulah tersangka Ahmad Rosyid Hasibuan dibebaskan. Dia mengenakan kaus berwarna biru didampingi seorang pria. Keluarnya Rosyid Hasibuan inilah membuat seluruh personel TNI yang berada di seberang gedung Polrestabes Medan membubarkan diri.
(Erha Aprili Ramadhoni)