Pengadilan AS Putuskan Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Dijatuhi Hukuman Penjara 45 Tahun

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 09 Agustus 2023 08:28 WIB
Pengadilan AS putuskan gembong narkoba Kolombia dihukum penjara 45 tahun (Foto: EPA)
Share :

KOLOMBIA - Pengadilan Amerika Serikat (AS) telah menghukum Dairo Antonio Úsuga, yang pernah menjadi gembong narkoba paling dicari di Kolombia, hukuman 45 tahun penjara.

Úsuga, juga dikenal sebagai Otoniel, adalah seorang pengedar kokain terkenal yang menjadi pemimpin geng paling kuat di Kolombia selama lebih dari sembilan tahun.

Dia mengaku bersalah pada Januari lalu karena menjalankan perusahaan kriminal dan penyelundupan narkoba.

Selama siang pengadilannya pada Selasa (8/8/2023), Úsuga mengatakan dia menyesal atas tindakannya.

"Saya meminta maaf kepada pemerintah Amerika Serikat dan Kolombia dan kepada para korban kejahatan yang telah saya lakukan," kata pria berusia 51 tahun itu, dikutip BBC.

Jaksa menggambarkan dia sebagai "pedagang narkoba Kolombia paling signifikan sejak [pemimpin kartel Medellín] Pablo Escobar" dan mengatakan dia membantu mengirimkan hampir 100.000 kilogram (220.500 pon) kokain ke AS.

Administrasi Penegakan Narkoba AS menjulukinya salah satu pengedar narkoba paling kejam dan produktif di dunia.

Úsuga ditangkap pada 2021 dan diekstradisi pada tahun lalu untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba di AS.

Pengacaranya meminta hukuman tidak lebih dari 25 tahun. Mereka berpendapat bahwa asuhannya dalam kemiskinan pedesaan, dikelilingi oleh perang gerilya, membawanya ke kehidupan sebagai penjahat karir.

Tetapi Hakim Dora Irizarry, hakim distrik AS yang memimpin kasus tersebut, menolak argumen ini, dengan mengatakan bahwa asuhannya di kompleks perumahan South Bronx seputar narkoba dan kekerasan tidak membawanya ke jalan yang sama.

Úsuga telah menyerahkan USD216 juta hasil narkoba sebagai bagian dari pengakuan bersalahnya.

Dia adalah pemimpin kartel Klan Teluk di Kolombia, yang merupakan salah satu geng paling kuat dan brutal di negara itu.

Geng tersebut, yang beroperasi di banyak provinsi dan memiliki koneksi internasional yang luas, terlibat dalam penyelundupan narkoba dan manusia, penambangan emas ilegal, dan pemerasan.

Ini mengontrol banyak rute yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba dari Kolombia ke AS, dan hingga mencapai Rusia.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya