Oleh karena itu, kata Muhadjir, revitalisasi akan dilakukan agar semakin banyak pesawat yang bisa mengangkut logistik ke Papua Tengah. “Revitalisasi bandara Sinak, bandara Sinak ini masih runway-nya pendek hanya 1.200 sehingga hanya pesawat caravan dan pesawat twin otter yang bisa landing dan itu sangat tidak memadai untuk mengangkut barang.”
“Karena itu kita butuh menambah sekitar 400 meter sehingga kita harapkan kalau ada 400 m itu pesawat-pesawat agak besar mungkin juga hercules atau CN itu bisa mendarat di tempat itu, sehingga nanti tidak untuk jangka panjang. tidak hanya untuk menunggu kebutuhan pangan saja, tapi nanti juga untuk kebutuhan berikutnya termasuk material-material yang diperlukan untuk membangun infrastruktur di sana ya,” tandasnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)