LONDON – Menurut data yang dikumpulkan oleh pendarat InSight NASA di Mars, planet merah itu berotasi lebih cepat dari biasanya,
InSight yang sekarang sudah pensiun dipersenjatai dengan seperangkat instrumen, termasuk antena dan transponder radio yang disebut RISE, atau Eksperimen Rotasi dan Struktur Interior. Instrumen tersebut digunakan untuk melacak rotasi Mars selama 900 hari pertama misi di planet tersebut.
Para astronom menentukan bahwa putaran planet meningkat sekitar 4 milidetik per tahun², atau memperpendek panjang hari Mars dengan sepersekian milidetik per tahun. Satu hari Mars berlangsung sekitar 40 menit lebih lama dari satu hari di Bumi.
Akselerasi yang meningkat tampaknya sangat kecil, dan para peneliti tidak yakin apa penyebabnya. Namun, mereka berpendapat itu mungkin karena akumulasi es di kutub Mars atau munculnya daratan setelah tertutup es. Pergeseran massa planet dengan cara ini dapat menyebabkan percepatan putaran planet.
Temuan tersebut, berdasarkan analisis data InSight yang dibagikan sebelum misi kehabisan tenaga dan dihentikan, dilaporkan dalam studi pada Juni lalu yang diterbitkan dalam jurnal Nature.
Awalnya, misi InSight, yang pertama mempelajari interior Mars, seharusnya berlangsung sekitar dua tahun setelah mendarat pada November 2018. Namun NASA memperpanjang misi tersebut selama dua tahun lagi.