"Rambutnya pendek. Namanya jadi sudah bukan jadi Oma Sin lagi, tapi jadi Mochamad Moeksin," kata Rosalia yang mendengar cerita dari ayahnya.
Sin Nio saat itu menjadi satu-satunya tentara perempuan di Kompi 1 Batalion 4 Resimen 18.
Rosy mengaku teringat tokoh Mulan dalam film ketika mengenang sosok mendiang neneknya."Jadi ingat nenek. Nenek dulu seperti itu," katanya.
Dikatakan Rosy, tindakan neneknya yang "terjun langsung ke kawasan laki-laki" untuk bertempur bukanlah hal umum bagi perempuan dalam tradisi Tionghoa.
"Hal sesuatu yang dibilang tabu kalau perempuan itu ya. Saya melihat perempuan (Tionghoa) lebih kayak Jawa lah, tradisinya. Mungkin nenek agak berbeda sedikit," kata Rosy.
(Fahmi Firdaus )