Ekuador Gelar Pilpres, Kerahkan 100.000 Polisi dan Tentara untuk Mengamankan TPS

Susi Susanti, Jurnalis
Senin 21 Agustus 2023 06:35 WIB
Ekuador gelar pilpres yang dibayangi dengan kekerasan (Foto: EPA)
Share :

EKUADOR – Warga Ekuador telah memberikan suara dalam pemilihan presiden (pilpres) dan kongres yang dibayangi oleh kekerasan.

Sekitar 100.000 polisi dan tentara telah dikerahkan untuk melindungi tempat pemungutan suara (TPS).

Awal bulan ini, seorang calon presiden (capres) dibunuh. Kandidat yang lain mengatakan kampanye mereka telah dirusak oleh penembakan.

Dikutip BBC, pemilihan cepat dilakukan setelah Presiden Guillermo Lasso - mantan bankir konservatif - membubarkan parlemen untuk menghindari pemakzulan.

Di antara delapan politisi yang memperebutkan kursi kepresidenan, calon terdepan adalah Luisa Gonzales, sekutu mantan Presiden Rafael Correa yang berhaluan kiri.

Namun pembunuhan kandidat Fernando Villavicencio pada 9 Agustus di ibu kota, Quito, membuat pemilu sulit diprediksi.

Pemilu juga menempatkan fokus yang sangat besar pada perdamaian dan keamanan. Rompi antipeluru menjadi bukti selama kampanye dan banyak kandidat membatalkan acara penutupan mereka.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya