Bupati Bone Bolango dua periode itu menegaskan, apa yang telah dicapai oleh RSUD Toto Kabila hari ini memberi tanggung jawab yang tidak ringan. Ia mengatakan merebut suatu prestasi itu tidaklah mudah dan harus jungkir balik.
"Ini bagi kami adalah prestise untuk menghasilkan produk terbaik agar konsumen puas atas layanan kita. Jangan paradigmanya kesehatan sudah gratis, ada BPJS Kesehatan lalu kita ingin pasien dirawat lama biar makin banyak uang yang masuk. Tidak boleh seperti itu paradigma berpikirnya," ujarnya menegaskan.
Bupati Hamim juga meminta prestasi ini harus diimbangi dengan etos dan budaya kerja seluruh pegawai RSUD Toto Kabila dengan merubah dan meningkatkan, menaikkan, serta memperluas kapasitas.
"Mari akreditasi ini membuat kita ikut terpacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat. Mari kita jaga akreditas bintang 5 ini," ucapnya.
Sementara itu, Direktur LAM KPRS dr. Andi Wahyuningsih Attas turut berbangga melihat capaian RSUD Toto Kabila yang mendapatkan akreditas paripurna.