Terkait AMMTC, kata Dato' Haji Abdul Halim juga membuktikan komitmen antara Negara Indonesia dan Malaysia yang sama-sama ingin memberantas kejahatan lintas-negara.
"Jadi perlu adanya kerja sama. Semalam kita ada pertemuan menandatangani MoU antara Republik Indonesia dan kerajaan Malaysia yang diwakili Ketua Polisi Malaysia dan Kapolri tentang transnational crime. Jadi kerja sama yang kita jalani lebih kepada pertukaran maklumat dan kapasitas building bagaimana dalam bentuk latihan khusus polisi Negara Malaysia dan Republik Indonesia," paparnya.
Sementara itu, Minister of State (Home Affairs), Ministry of Home Affairs Singapore, Muhammad Faishal bin Ibrahim Khan Surattee juga menyampaikan apresiasi kepada Indonesia sebagai tuan rumah AMMTC.
"Dan kami berharap dapat bekerja sama dengan Anda semua untuk ASEAN yang damai dan stabil. Dan Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara yang telah bekerja keras untuk memberikan kami pengalaman menginap terbaik di sini di Labuan Bajo. Terima kasih untuk Anda semua, dan berharap dapat bertemu anda di pertemuan berikutnya," katanya.
Disisi lain, Foreign Affairs Division Royal Thai Police - Thailand, Pol. Maj. Gen. Khemmarin Hasiri - Commander menilai bahwa, AMMTC ke-17 Labuan Bajo merupakan kegiatan internasional yang terbaik.
"Saya pikir ini adalah salah satu pelaksanaan terbaik untuk konferensi internasional dan saya telah mengunjungi begitu banyak tempat dan ini adalah salah satu konferensi terbaik yang pernah saya hadiri. Semuanya sangat bagus dan tidak ada keluhan sama sekali. Terima kasih. sampai jumpa. Sampai jumpa lagi di Labuan Bajo," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)