Meski sudah diperlihatkan surat jalan dari Menteri Luar Negeri Achmad Soebardjo yang telah ditandatangani Presiden Soekarno, tapi tak berpengaruh. Saat pemeriksaan, tiba-tiba tentara Jepang melepaskan tembakan.
Warga yang berada di bawah komando Zakaria ini pun geram. Namun, Zakaria terlebih dahulu menembak komandan tentara Jepang.
Setelah pertempuran, warga berhasil menguasai kereta api serta merampas barang seperti pucuk senjata, dan memasukkan 90 tentara Jepang ke sel yang berada di belakang Gedung Stasiun Bekasi.
Empat jam setelahnya, tanpa berkoordinasi lebih dulu dengan Komandan Sambas, warga dan pejuang segera menggiring para tawanan perang itu ke tepian Kali Bekasi. Rupanya, masing-masing dari tentara Jepang itu disembelih dan tubuhnya dibiarkan hanyut bersimbah darah mengapung di atas Kali Bekasi.