Peristiwa berdarah itu kemudian diabadikan ke dalam Monumen Kali Bekasi yang terletak di Jalan Ir. H Juanda, Bekasi Selatan, dekat jembatan rel Kali Bekasi. Pada prasasti di monumen tersebut, tertuang sepenggal sejarah aksi para pejuang Bekasi melawan serdadu Jepang.
Itulah tragedi sadis kali Bekasi yang tewaskan puluhan tentara Jepang hingga berubah jadi lautan darah. Bahkan, setiap tahun pada 19 Oktober, warga Jepang di Indonesia juga sering melakukan ritual tabur bunga di tepi Kali Bekasi untuk mengenang peristiwa pahit tersebut.
(RIN)
(Rani Hardjanti)