“Biasanya kalau saya capek, dia baca berita, itu kan stres-stres yang pasti keluar. Tekanan, dibully dan sebagainya saya kelihatan. Sudah malam lagi, capek istirahat, dia refleks ambil alat kecantikan ibu-ibu (masker dan totok aura) dipijit-pijit,” ujar Ganjar memuji istrinya.
“Itu bagian dari saya merilis energi negatif yang ada di otaknya Mas Ganjar, pijit-pijit. Itu mungkin sesuatu yang sederhana tapi insyallah tidurnya jadi lebih nyenyak. Sambil dipijit, sambil ngobrol,” timpal Atiqoh.
Bakal calon presiden (bacapres) yang didukung partai Perindo itu pun merasa keberadaan istirnya sangat membantu. Apalagi karena Atiqoh dinilai mampu membaca suasana hatinya dan dapat menghiburnya dengan caranya yang menenangkan.
“Kadang kalau cerita ke saya bukan karena butuh solusi tapi, butuh tempat ‘sampah’ atau pendengar. Dan saya orangnya dari kecil yang orang sampaikan ke saya akan didengarkan, dari SMP jadi teman curhat untuk teman-temannya, apalagi ke suami,” ucap Atiqoh.
(Lisvi Padlilah)