Dengan adanya kejadian ini, pihak sekolah meminta kepada seluruh guru laki-laki untuk tidak melakukan kontak fisik kepada siswinya. Rencananya, pihak UPTD Perlindungan Anak juga akan memberikan motivasi kepada para siswa dan guru-guru.
"Makanya ibu ke guru-guru awas guru laki-laki nih walaupun sayang jangan (kontak fisik) mulai sekarang. Kami minta dari UPT perlindungan anak supaya nanti anak-anak nanti dikumpulkan diberi motivasi, rencananya besok," tutupnya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila membenarkan adanya laporan terkait dugaan pelecehaan oleh oknum guru tersebut.
"Laporan sudah kami terima, sedang tindaklanjuti," kata Rizka dikonfirmasi.
Belum diketahui pasti kronologi dugaan pelecehan tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan pihak-pihak yang terkait.
"Mohon waktu," pungkasnya.
Sementara itu, pihak sekolah yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak cepat dengan merumahkan sementara oknum guru. Hal itu dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan.
(Awaludin)