Jokowi mengatakan, saat ini terdapat 96 negara menjadi pasien dari International Monetary Fund (IMF). Dulu, Indonesia juga pernah menjadi pasien IMF pada 1998 karena krisis.
"Sekarang ini lebih banyak lagi, 96 negara menjadi pasiennya IMF. Inilah yang wajib kita syukuri, karena untuk keluar setelah krisis Covid itu tidak mudah. Harga pangan naik, harga energi naik, bunga bank di semua negara naik," tutur Jokowi.
(Erha Aprili Ramadhoni)