Kisah Jens Haaning, Seniman Denmark yang Beri Museum Kanvas Kosong dan Dibayar Rp 1,7 Miliar

Assyifa Eka Putri, Jurnalis
Rabu 20 September 2023 22:01 WIB
Take the Money and Run karya Jens Haaning dipajang di galeri seni Denmark. (Foto: Reuters)
Share :

KOPENHAGEN – Jens Haaning (58), seorang seniman asal Denmark yang telah dibayar untuk membuat sebuah karya seni untuk Museum Seni Modern Kunsten di Aalborg, Denmark, tetapi ia malah menyerahkan dua kanvas kosong berjudul "Take the Money and Run" (Ambil Uangnya dan Lari).

Pihak museum telah mempercayai Jens dan membayarnya sekira USD112 ribu (Rp1,7 miliar) untuk membuat ulang dua karya terdahulunya, yaitu uang kertas yang ditempelkan pada kanvas yang mewakili upah tahunan rata-rata di Denmark dan Austria. Lukisan tersebut nantinya akan dipamerkan di sebuah pameran bertajuk “Work It Out” tentang kondisi tenaga kerja dan uang di Denmark.

Tidak hanya itu, museum bahkan telah membeli dua karya lama Jens dengan harga USD3,9 ribu (Rp59,9 juta) per lukisannya. Namun, Jens hanya mengirim kembali dua kanvas kosong dengan judul baru, menyebabkan pihak museum menuntut Jens untuk mengembalikan uangnya.

Pihak museum juga mengatakan bahwa Jens telah melanggar kesepakatan tentang penggunaan uang untuk karya seninya, namun sang seniman membantah tuduhan tersebut.

"Saya terkejut, namun pada saat yang sama hal ini sesuai dengan apa yang saya bayangkan," kata Jens kepada lembaga penyiaran publik Denmark, DR, sebagaimana dikutip dari Fox News.

"Karya seni itu adalah (ibarat) uang yang telah saya ambil," tambah Jens kepada DR.

"Saya mendorong orang lain yang memiliki kondisi kerja yang sama menyedihkannya dengan saya untuk melakukan hal yang sama. Jika mereka diminta untuk memberikan uang untuk pergi bekerja, maka ambillah uang itu dan larilah," ungkapnya mengenai makna karya seninya itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya