10 Daftar Negara Pemberi Utang Tertinggi ke Indonesia

Assyifa Eka Putri, Jurnalis
Senin 25 September 2023 17:01 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) merilis laporan terbaru mengenai Statistik Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia, pada Jumat, (15/9/2023). Di dalam laporannya, BI juga mencatat sepuluh negara yang menjadi pemberi utang negara tertinggi ke Indonesia pada September 2023.

Dilansir dari Investopedia, pengertian dari utang negara atau utang nasional adalah pinjaman uang oleh pemerintah negara kepada negara pemberi utang. Tentunya karena kita “meminjam”, maka kita harus “mengembalikan” uang tersebut di masa depan.

Negara kita sendiri memiliki total utang sekitar USD396,4 miliar atau setara dengan Rp6,1 kuadriliun. Singapura merupakan negara tetangga yang sudah menjadi kreditur langganan kita untuk ULN ini, dengan total pinjaman sebanyak USD56,2 miliar atau setara Rp865 triliun.

Sedangkan untuk China, yang diperkirakan sebagai pemberi utang tertinggi di Indonesia, menempati posisi keempat dengan total pinjaman sebesar USD21,2 miliar atau setara Rp326 triliun.

Berikut ini adalah sepuluh daftar negara pemberi utang tertinggi ke Indonesia, berdasarkan data terbaru BI untuk September 2023.

1. Singapura – USD56,2 miliar (Rp865 triliun)

2. Amerika Serikat – USD29,5 miliar (Rp454 triliun)

3. Jepang – USD22,9 miliar (Rp352 triliun)

4. China – USD21,2 miliar (Rp326 triliun)

5. Hong Kong – USD17,4 miliar (Rp267 triliun)

6. Asia lainnya – USD10,2 miliar (Rp157 triliun)

7. Korea Selatan – USD6,7 miliar (Rp103 triliun)

8. Jerman – USD5,4 miliar (Rp83,1 triliun)

9. Amerika lainnya – USD5,1 miliar (Rp78,5 triliun)

10. Belanda – USD4,7 miliar (Rp72,3 triliun)

Namun, perlu dicatat bahwa ULN Indonesia telah mengalami penurunan sebesar Rp6,4 miliar setelah sebelumnya tercatat pada kuartal I 2023 mencapai total utang sebesar USD402,8 miliar.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya