JAKARTA - Nama Menteri BUMN Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) terus mencuat. Bahkan, potensi dirinya diusung menjadi bakal calon orang nomor 2 di Indonesia kian menguat.
Bukan hanya tingginya elektabilitas, dalam survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia, nama Ketua Umum PSSI itu juga dipersepsikan publik sebagai kandidat yang paling didukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setidaknya tercatat sebanyak 22 persen publik menilai Erick sebagai cawapres paling didukung Jokowi.
Menurut Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi persepsi publik yang menilai Erick sebagai cawapres paling didukung Presiden Jokowi mencapai 22 persen. Angka tersebut setidaknya menempatkan Erick Thohir di posisi paling atas.
"Setelah Erick, ada nama Ridwan Kamil (9,7 persen), lalu Sandiaga Uno (8,4 persen), ada juga Puan Maharani (5,3 persen),” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Swing Voters, Efek Sosialisasi dan Tren Elektoral Jelang Pilpres 2024’ secara virtual, Sabtu (30/9/2023).
Erick dan Jokowi diketahui memiliki kedekatan spesial yang mampu berimbas pada peningkatan daya elektoral. Bahkan, kedekatan keduanya bisa semakin menambahkan bekal Erick untuk dapat diusung cawapres pada Pilpres mendatang.
Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo sendiri diketahui hingga saat ini belum menentukan bakal cawapres yang akan mendampinginya.
Dalam survei juga terpotret dukungan publik terhadap Erick Thohir sebagai cawapres paling pantas untuk Prabowo Subianto. “Dalam simulasi 10 nama, mayoritas publik menilai Erick Thohir paling pantas menjadi wakil presiden untuk Prabowo. Ada dukungan mencapai 25,8 persen,” kata Burhanuddin.