Bocah SD di Jaksel Dibully sejak Kelas 1 hingga Alat Vitalnya Bengkak Ditendang

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Kamis 05 Oktober 2023 14:34 WIB
Ilustrasi bullying (Foto: Thebostonglobe)
Share :

JAKARTA - Seorang bocah kelas 2 SD Negeri di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan berinisial RPR (8) diduga menjadi korban bullying atau perundungan hingga dipukul dan ditendang oleh terduga pelaku kakak kelas.

Orangtua korban yakni Andi Reza Saputra (32) mengungkap bahwa korban mendapat perlakuan tidak menyenangkan dalam bentuk bully sejak duduk di bangku kelas 1 SD. Bahkan, korban R sempat ditendang alat vitalnya hingga bengkak dan berakhir dimediasi pihak sekolah.

"Sebelumnya pernah kelas 1 anak saya sampai ditendang alat kelaminnya bengkak," kata Andi kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (5/10/2023).

"Sudah di mediasi dari pihak sekolah anak saya korban R," tambahnya.

Andi tak menyangka ketika naik ke kelas 2 anaknya justru makin sering menjadi target bullying hingga pemalakan oleh kakak kelasnya.

"Ternyata ketika naik ke kelas 2 sering tuh anak saya kadang dipalak dimintain uang sama kakak kelasnya kadang Rp5 ribu, Rp10 ribu saya kasih dia uang jajan sekitar segitu berarti kalau dimintai itu anak tidak jajan dong," ujar Andi.

Andi juga mendapati bahwa badan korban R hingga memar diduga akibat menjadi target bullying. "Kadang anak saya badannya sampai memar-memar gitu kan," ungkapnya.

Sebelumnya, orangtua korban juga melihat dengan mata kepalanya sendiri korban R menjadi target bullying hingga jatuh tersungkur di sekolah tersebut.

Andi menjelaskan kronologi berawal hendak mengantar sang anak ke sekolah. Namun, sesampainya di sekolah, sang anak mengaku buku gambarnya tertinggal di kediamannya. Ia sebagai orangtua berinisiatif mengambil yang tertinggal itu dan kembali lagi ke sekolah.

"Ketika saya kembali lagi bawa buku gambar karena gerbang sekolah awalnya mau nitip buku gambar ke pihak atau petugas sekolah kan belum ada. Akhirnya saya berinisiatif ke kelas anak saya tempat belajar," kata Andi.

"Saya naik ke lantai 2 sesampainya di tangga dari kejauhan saya memandang itu anak saya sedang dibully. Sedang diintimidasi sama kakak kelasnya disitu salah satu teman anak saya teriak 'itu papanya R datang' setelah temannya mengucap begitu tidak lama pada bubar terduga pelaku yang memukuli anak saya itu pada masuk ke kelas masing-masing," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan MNC Portal Indonesia tengah berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut ke pihak sekolah sekaligus tempat kejadian bullying. Namun, hingga saat ini belum mendapat jawaban.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya