YOGYKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD memberikan kuliah Umum di Universitas Gajah Mada (UGM). Mahfud berbicara dalam kuliah umum yang mengambil tema 'Capaian Hukum Dan Politik Dalam Sistem Demokrasi di Indonesia'.
Mahfud mengaku datang ke UGM untuk membangun kesadaran bahwa Indonesia ini adalah negara demokrasi dan berdemokrasi itu perlu kesabaran. Karena itu, demokrasi itu harus mendengarkan semua orang dan prosedur.
"Prosedurnya kita percayakan kepada lembaga lembaga politik. Itu yang saya katakan tadi," ujarnya.
Sehingga apapun lembaga politik dan parpol yang sekarang ini ada adalah lembaga-lembaga yang secara legal mempunyai kewenangan untuk menentukan dan tinggal masyarakat memperbaiki bersama-sama.
Dia menganggap masyarakat sudah bisa mengkritik kekurangan karena demokrasi Indonesia sudah maju. Sehingga bangsa ini mengetahui cara untuk merumuskan kekurangan.
Untuk penegakan hukum, lanjut dia, menegakkan hukum itu juga perlu kesabaran, karena orang yang menegakkan hukum itu harus teliti dan ikut aturan, sedangkan orang melanggar hukum bisa dilakukan sesaat.
BACA JUGA:
"Misalnya orang bunuh orang itu bisa dilakukan lima menit, orang korupsi bisa dilakukan lima menit, tetapi untuk menegakkan hukum, untuk menangkap orang itu perlu kehati-hatian agar tidak alah sasaran,"kata dia.
BACA JUGA:
Dia menegaskan bahwa jika hukum itu adalah teman dari demokrasi. Sehingga demokrasi harus diimbangi oleh hukum, demokrasi dan nomokrasi itu dua saudara kembar.
(Fakhrizal Fakhri )