Nathanael menambahkan, Grace dinilainya tidak memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan dengan baik atas trauma grieving atau duka berkepanjangan setelah suaminya meninggal.
“Di mana, kemudian ada indikasi ketidakmampuannya juga untuk mengorganisir kehidupan dengan baik, tidak mampu memilah mana yang penting mana yang tidak penting, sehingga ditegakkan, ada indikasi yang kuat perilaku hoarding atau gangguan penimbunan pada yang bersangkutan,” ujarnya.
“Jadi secara umum kami menemukan ada kondisi psikologis terkait dengan depresi, psikopatologis yang berkaitan gangguan psikologis dalam bentuk waham, dan juga kami menemukan ada indikat yang cukup kuat berkaitan dengan symptom negatif yang bersangkutan, yaitu dia menarik diri, putus kontak sosial, kurang merawat diri, dan emosi negatif yang cukup intens,” katanya.
Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, tidak ditemukannya unsur pidana dalam kasus penemuan mayat sisa kerangka tersebut. “Terhadap peristiwa yang terjadi di Cinere ini bukan merupakan peristiwa pidana. Disimpulkan bukan merupakan peristiwa pidana,” kata Hengki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat Oktober 2023.
Hengki memastikan kedua jenazah ibu dan anak tersebut tewas diakibatkan bunuh diri. Keduanya, lanjut dia, bunuh diri dengan cara mengurung diri di ruangan sempit. “Disimpulkan di sini bahwa mereka bunuh diri dengan cara mengurung diri di ruangan sempit seluas 1,8x1 meter, ditambah lagi dua dupa yang dibakar ini," pungkasnya.
(Arief Setyadi )