MUI Ingin Internasional Akui Kedaulatan Palestina: Jika Tidak, Maka Tak Akan Ada Kedamaian

Muhammad Farhan, Jurnalis
Senin 09 Oktober 2023 21:14 WIB
Wakil Ketua MUI Anwar Abbas ingin dunia internasional mengakui kedaulatan Palestina (Foto: Tangkapan layar)
Share :

 

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyoroti aksi militer Hamas Palestina terhadap Israel, yang menewaskan ribuan orang dari kedua belah pihak sejak beberapa hari ini. Anwar Abbas menilai, situasi konflik berkepanjangan antara Israel-Palestina itu tak akan pernah usai sebelum dunia internasional secara adil membantu menyelesaikannya.

Pria yang akrab disapa Buya Abbas itu mengatakan serangan dadakan Hamas Palestina terhadap Israel, menjadi bukti tidak menyerahnya warga Arab-Palestina yang ditindas selama sekitar 75 tahun. Buya Abbas menyampaikan situasi serangan yang dikecam oleh negara-negara Barat itu, seharusnya dapat bersikap adil dalam melihat situasi konflik antar keduanya.

"Kami meminta kepada dunia internasional untuk mengakui kedaulatan penuh beserta kemerdekaan dari rakyat Palestina. Karena tanpa itu, maka tidak akan pernah ada kedamaian di sana," ujar Buya Abbas dalam video singkat yang diterima MPI, Senin (9/10/2023).

Pria yang juga menjabat sebagai salah satu Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini menutukan apabila tanpa adanya penmgakuan kedaulatan bagi rakyat Palestina tersebut, perjuangan mereka dalam konflik dengan Israel akan terus terjadi secara berulang.

“Tanpa adanya kedauilatan penuh kepada rakyat Palestina, maka tidak akan ada kedamaian di antara mereka. Perang tidak akan pernah terhenti karena rakyat Palestina tidak akan mau meletakkan senjatanya atas para penjajah yang hendak membuat mereka tunduk,” ujarnya.

Sebelumnya, Pertempuran antara pasukan Israel dan pejuang Palestina di Jalur Gaza berlanjut. Data terbaru korban jiwa dalam konflik tersebut mencapai lebih dari 1.100 jiwa di pihak Israel dan Palestina.

Di Israel, jumlah korban tewas melebihi 700 orang, termasuk 260 peserta festival musik yang tewas di Israel selatan. Jumlah warga Israel yang terluka adalah 2.382 orang.

Jumlah tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang tewas sebanyak 73 orang.

“Lebih dari 100 warga Israel ditangkap, termasuk perwira senior,” menurut pernyataan Hamas.

Di Palestina, 436 warga Palestina terbunuh, termasuk 91 anak-anak dan 61 wanita. Sebanyak 2271 orang terluka, termasuk 244 anak-anak dan 151 wanita.

“Jumlah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 436 orang, termasuk 91 anak-anak, sementara sekitar 2.300 orang terluka,” ungkap pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina pada Senin (9/10/2023).

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya