Merasa dipermainkan oleh raja Kediri itu, kaum Brahmana dengan dalih membela keyakinan dan ajaran-ajarannya diam-diam menyusun kekuatan dengan membangun persekutuan dengan Tumapel. Saat itu kebetulan Tumapel telah berhasil dikuasai Ken Arok, namun secara administratif menjadi bawahan Kerajaan Kediri.
Kaum brahmana Kediri merasa posisinya mulai terancam oleh Kretajaya, kemudian meminta suaka kepada Ken Arok, yang diketahui tengah berkonflik dengan Kediri. Beralihnya dukungan kaum brahmana Kediri kepada Ken Arok ini semakin menguatkan dan membesarkan kekuatan Ken Arok.
(Qur'anul Hidayat)