"Pada proses politik, salah satu pemangku kepentingan yang sangat penting adalah parlemen. Parlemen berperan dalam penyusunan legislasi dan persetujuan anggaran (budgeting) bidang air, di samping dalam pengawasan pembangunan. Melalui partisipasi parlemen dalam World Water Forum ini, kami harap dapat menciptakan komitmen politik dari parlemen di seluruh dunia untuk memastikan kesejahteraan bersama di bidang air," ujar Presiden WWC Loic Fauchon.
Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon menyambut baik usulan kepada DPR RI untuk menjadi host pertemuan parlemen seluruh dunia pada World Water Forum ke-10. Menurutnya, hal ini merupakan usulan yang sangat baik karena parlemen sangat penting dalam pembuatan regulasi dan budgeting.
"Kami akan mendiskusikan usulan ini dengan Inter-Parliamentary Union (IPU) yang berkedudukan di Jenewa dalam pertemuan di Angola pada 23-27 Oktober 2023," tegas Fadli Zon.
Dalam proses politik, sebelumnya telah dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan UNESCO untuk proses tingkat menteri. Lalu antara Pemerintah Indonesia de United Cities and Local Government (UCLG) untuk proses tingkat pemerintah daerah (Local Authorities).