5. Pangeran Diponegoro
Pangeran Diponegoro asal Yogyakarta itu semasa kecilnya dididik oleh ulama perempuan. Salah satunya adalah Ratu Ageng yang juga merupakan buyutnya.
Dari hal itu, Pangeran Diponegoro telah mempelajari Islam sejak dini sampai menjadi seorang santri.
6. K.H. Noer Ali
K.H. Noer Alie merupakan sosok pejuang sekaligus ulama karismatik asal Bekasi. Selain itu, dia juga memiliki pesantren At-Taqwa yang berpusat di Kampung Ujung Harapan (dulu bernama Ujung malang).
Dulu, K.H Noer Ali sempat mempelajari ilmu kepada Guru Maksum di Kampung Bulak, Guru Mughni, dan Guru KH Marzuki di suatu pesantren.
7. K.H. Ahmad Dahlan
K.H. Ahmad Dahlan merupakan salah satu tokoh yang mendirikan organisasi Muhammadiyah.
Semenjak kecil, dia dididik di lingkungan pesantren. Lingkungan tersebut menjadi tempat dirinya menimba pengetahuan agama dan bahasa Arab.
Pada saat berumur 15 tahun, Ahmad Dahlan menunaikan ibadah haji sekaligus menuntut ilmu agama dan bahasa Arab di Mekah selama lima tahun.
(Qur'anul Hidayat)