Sigit mengatakan, ia tidak ingin kejadian pada penyelenggaraan Pemilu 2019 terulang kembali, yakni ada enam aksi serangan teror.
"Dan ini tidak boleh terjadi di pemilu 2024. Terlebih saat ini perang antara Hamas dengan Israel sedang bereskalasi dimana hal ini dapat berdampak terhadap situasi di dalam negeri," katanya.
Sigit pun meminta kepada jajarannya agar dapat mengoptimalkan preventif strike, supaya pelaku teror bisa ditangkap sebelum melancarkan aksinya.
"Sehingga kita bisa memastikan kita minimal kan tidak ada letupan sekecil apapun pada pemilu 2024," katanya.
(Awaludin)