Dalam perjalanannya, Markas Besar Angkatan Darat memberi Idjon posisi baru yang jauh dari pelatihan komando, yaitu koordinator staf pendidikan Inspektorat Pendidikan dan Pelatihan (Kobangdiklat).
Namun, ia memilih mengundurkan diri dan diberhentikan pada tahun 1957. Pada tahun 1968, bertepatan dengan ulang tahun ke-16 Puspassus AD, pangkatnya dinaikkan menjadi Letnan Kolonel.
Idjon meninggal dunia pada tanggal 1 April 1977 di Rumah Sakit Panti Rapih. Atas kontribusinya yang luar biasa terhadap pasukan elit Angkatan Darat, namanya dijuluki sebagai 'Bapak Kopassus'.
(Fahmi Firdaus )