NEW YORK - Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah memperingatkan Iran agar tidak menargetkan personel AS di Timur Tengah, melalui pesan langka kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
“Ada pesan langsung yang disampaikan,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby dalam sebuah pengarahan pada hari ini.
Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Pentagon juga mengatakan sekitar 900 tentara tambahan AS berada di wilayah tersebut atau menuju ke sana untuk meningkatkan pertahanan udara guna melindungi personel AS, di tengah meningkatnya serangan di wilayah tersebut.
Menurut Pentagon, pasukan AS telah diserang setidaknya 12 kali di Irak dan empat kali di Suriah dalam seminggu terakhir.
Awal pekan ini, Biden mengatakan dia telah memperingatkan Ayatollah bahwa AS akan merespons jika pasukannya terus menjadi sasaran.
Dia tidak merinci bagaimana pesan itu dikomunikasikan.