Suryo Prabowo pernah diterjunkan dalam Operasi Seroja di Timtim. Mantan Pangdam I Bukit Barisan ini bertempur melawan kelompok bersenjata Fretilin. Selama bertugas di Timtim, Suryo Prabowo pernah menjabat sebagai Kasiops Korem 164/WD Timor Timur, kemudian Kasiintel Korem 164/WD Timor Timur, selanjutnya Kasiter Korem 164/WD Timor Timur, Kasisospol Korem 164/WD Timor Timur, Kepala Staf Korem 164/WD Timor Timur hingga Wadanrem 164/WD Timor Timur.
BACA JUGA:
Tidak hanya itu, Suryo Prabowo juga pernah menduduki jabatan sipil. Atas pengajuan dari DPRD Provinsi Timor Timur Suryo Prabowo dilantik menjadi Wakil Gubernur KDH tkt-I Provinsi Timor Timur sebelum dilaksanakan Referendum.
Jabatan sebagai Wagub Timor Timur yang dijabat Suryo Prabowo tidak berlangsung lama. Pada 28 Oktober 1998, mantan Pangdam Jaya ini memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Wagub karena berseberangan dengan Pemerintahan Presiden B.J. Habibie.
BACA JUGA:
Pengunduran diri seorang Perwira TNI dari jabatannya sebagai Wagub Timtim ini merupakan peristiwa yang langka dan baru pertama kali terjadi di Indonesia. Meski harus kehilangan jabatannya, Suryo Prabowo kembali bertugas di Timor Timur bersama Yonif Linud 700.
Ketika itu, Suryo Prabowo mendampingi Brigjen Pol J.D. Sitorus dalam organisasi ITFET menggantikan Penguasa Darurat Militer Timor Timur Mayjen TNI Kiki Syahnakri. ITFET bertugas mengawal transisi penyerahan Timor Timur kepada UNTAET (United Nations Transitional Administration in East Timor).
Suryo Prabowo menjadi Perwira TNI terakhir yang meninggalkan Timor Timur. Tidak hanya itu, dia juga menjadi pembawa Bendera Merah Putih terakhir dari Timor Timur yang diturunkan dalam upacara militer sederhana. Upacara itu dihadiri perwakilan dari UNTAET dan INTERFET (International Force for East Timor) pada 30 Oktober 1999.
Upacara penurunan bendera ini mengakhiri kedaulatan Indonesia atas Timor Timur. Sikap patriotisme Suryo Prabowo ini juga dikenang oleh Prabowo Subianto yang kini menjadi Menteri Pertahanan (Menhan).
“Yang saya lihat, dari sejak Letnan, Kapten, Mayor, ia terus berada di daerah operasi. Sampai dengan jadi Brigjen pun, sebagai Wakil Gubernur di Timor Timur, sebagai Wadanrem Timor Timur, beliau ada di lapangan di saat-saat genting. Beliau merupakan perwira tinggi terakhir dari TNI yang meninggalkan Timor Timur. Beliau membawa Bendera Merah Putih yang terakhir diturunkan di daerah Timor Timur,” ucap Prabowo dalam buku biografinya berjudul “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.
(Fakhrizal Fakhri )