Setelah itu pada 1968 diadakan sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS). Sidang tersebut bertujuan untuk mengangkat Soeharto sebagai presiden tanpa wakil presiden.
Selain itu, di tahun itu juga direncanakan pembangunan lima tahun untuk pertama kalinya. Setelah itu, Soeharto yang kemudian bergelar Presiden RI memulai petualangannya dalam membangun Indonesia.
Selama masa kepemimpinannya, Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang cukup pesat. Beberapa bidang mulai mengalami kemajuan yang cukup signifikan di balik hutang-hutang negara yang kian menumpuk.
Demikian kisah Soeharto yang pernah tolak mentah-mentah menjabat sebagai presiden.
(Hafid Fuad)