Geram Merasa Ditipu, Pendiri Kopassus Tampar Soeharto

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Senin 06 November 2023 07:08 WIB
Kolonel Alex Kawilarang (repro buku Kolonel AE Kawilarang, Panglima Pejuang & Perintis Kopassus)
Share :

JAKARTA - Kolonel (Purn) Alexander Evert Kawilarang merupakan salah satu sosok yang pernah menempeleng Soeharto. Kejadian itu dipicu mengenai laporan akan kedatangan Belanda.

Berikut kisahnya, sebagaimana dilansir dari “Suharto and His Generals: Indonesian Military Politics 1975-1983” karya David Jenkins.

Saat itu Alex Kawilarang merupakan atasan Soeharto. Pria kelahiran 23 Februari 1920 itu menjabat sebagai Panglima Wirabuana, sedangkan Soeharto merupakan Letnan Kolonel.

Suatu saat Kawilarang dihadapkan dengan pemberontakan. Saat itu, sekitar 1950-an, Alex Kawilarang melapor kepada Presiden Soekarno bahwa keadaan Makassar sudah aman. Tidak ada ancaman militer dari pihak Belanda yang melakukan agresi di Indonesia.

Namun, ternyata Presiden Soekarno menunjukkan radiogram yang melaporkan bahwa pasukan KNIL Belanda menududuki Makassar. Bahkan, pasukan Soeharto yaitu Brigade Mataram yang bertugas mempertahankan Kota Makassar, dilaporkan telah mundur ke Lapangan Udara Mandai.

“Sirkus apa-apaan, ini?” ujar Kawilarang saat itu.

Kabarnya, reaksi Soeharto saat itu hanya menahan sakit sambil bersungut-sungut.

Namun, dalam suatu kesempatan, Alex Kawilarang mengaku tidak pernah menampar penguasa Orde Baru tersebut. Meskipun begitu, kabarnya ia tidak suka dengan pasukan Soeharto, karena membawa harta hasil rampasan perang.

Evert Kawilarang sendiri merupakan sosok yang merintis pembentukan pasukan khusus TNI dengan nama Kesatuan Komando Territorium III (Kesko TT-III) Siliwangi di Batujajar, Jawa Barat pada April 1951. Kesatuan ini cikal bakal dari terbentuknya Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya